Kreasindonews.com – Untuk kali kedua, Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember dr Hj Faida MMR dan Wakil Bupati Jember Drs KH Muqit Arief menorehkan prestasi dalam ajang Penganugerahan Indonesia’s Attractiveness Award di Westin Hotel Jakarta Jumat (29/9) malam. Menariknya, Jember mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten terbaik bersama 23 kabupaten lainnya setelah dilakukan survei terhadap 508 kabupaten/kota se Indonesia.

Kabupaten Jember akhirnya menerima penghargaan sebagai kabupaten terbaik dengan peringkat diamond. Penghargaan ini diberikan setelah melalui survei, kajian dan metodologi di seluruh kota dan kabupaten seluruh Indonesia sesuai fakta yang dilakukan Frontier Consulting Grup bersama Tempo Media Grup.

Menurut CEO Frontier Consulting Grup, Handi Irawan, tujuan pemberian penghargaan untuk meningkatkan kesadaran kepala daerah akan pentingnya investasi dan pembangunan daerah.

“Selain itu untuk memberikan inspirasi kepala daerah membangun strategi yang lebih terarah di masa yang akan datang. Dan juga memberikan informasi kepada investor mengenai kesempatan bisnis dan investasi di daerah-daerah potensial di Indonesia,” paparnya.

Handi menegaskan, survei yang dilakukan sesuai dengan fakta dan keadaan di lapangan.

“Metodologi yang kami lakukan pada umumnya sama seperti survei lainnya. Namun, kami bekerja sesuai fakta dan bukan pesanan,” ujarnya.

Handi menambahkan, beberapa variabel yang diukur mulai dari pelayanan publik yang efektif dan transparan, dimana tujuan utamanya adalah menarik investor ke daerah masing-masing, serta pengembangan sektor pariwisata yang berefek positif dan akan membangkitkan investasi dan ekonomi.

“Termasuk juga sarana penunjang seperti pembangunan insfrastruktur pelayanan kesehatan dan juga pendidikan,” katanya.

Lebih lanjut Handi juga menuturkan, dalam penilaian tersebut ada 508 kabupaten/kota yang di survei dan masuk nominasi. Dari lebih lima ratus kota dan kabupaten tersebut, tim meloloskan 136 kabupaten/kota. “Kemudian disaring lagi menjadi 23 kabupaten terbaik di Indonesia,” ucapnya.

Pihaknya berharap, dengan penghargaan tersebut menjadikan daerah menjadi lebih baik dalam pelayanan kepada masyarakat dan juga investasi di daerah, serta mempertahankan prestasi yang ada. Penghargaan ini juga diharapkan menjadi pelecut semangat daerah lain yang belum menerima kesempatan atau memperoleh penghargaan tersebut.

Wakil Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arif, yang mewakili Bupati dr Hj Faida, MMR menerima penghargaan tersebut mengatakan,  penghargaan tersebut merupakan penghargaan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Jember.

“Penilaian ini meliputi pelayanan publik dan potensi pariwisataan, yang merupakan prestasi dan kerja keras semua pihak serta harus disyukuri sebagai suatu kebanggaan,” katanya.

Ketika disinggung terkait komitmen Pemkab Jember memutus mata rantai pungli untuk masuknya investor di Jember, Wabup Muqit menyatakan, komitmen Pemkab Jember dalam memutus mata rantai pungli tersebut sudah sangat jelas dan tegas.

“Sudah jelas Pemkab Jember akan memutus mata rantai pungli di semua lini pelayanan publik,” jelasnya.

Hal ini, kata dia, akan menjadikan daya tarik tersendiri bagi investor untuk berinvestasi di Jember, karena dengan prestasi yang diraih Jember ini menjadi peluang tersendiri sekaligus tantangan yang harus dipertahankan kedepannya.

“Penghargaan ini harus dipertahankan dan juga ditingkatkan lebih baik di masa depan,” tuturnya.

Kedepan, Wabup berharap, prestasi ini menjadi penggugah semua pihak di Kabupaten Jember untuk terus meningkatkan semua potensi yang ada, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten setempat.

Sementara itu,  Bupati Jember dr Hj Faida, MMR menyatakan, penghargaan ini merupakan hasil penilaian melalui survei dan kriteria yang jelas. Artinya, upaya-upaya pembangunan di Kabupaten Jember mulai membuahkan hasil.

“Oleh karenanya menjadi penyemangat Pemerintah Jember dan warga Jember untuk lebih semangat dan terpacu dalam memajukan Jember,” ujarnya.

Faida menegaskan, dirinya bersama Wabup tetap berkomitmen tegak lurus sesuai aturan dalam menjalakannroda pemerintahan. Salah satunya dengan memutus mata rantai pungutan liar di semua lini dan pelayanan publik.

Hal ini agar investasi di Jember semakin tertarik untuk datang menanamkan modal dan bersinergi membangun Jember serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (ksn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here