JEMBER KREASINDONEWS.COM – Bupati Jember dr Hj Faida MMR menanggapi saran usulan Fraksi PDIP terkait dengan penambahan anggaran kegiatan fisik prasarana di Kecamatan. Bupati Faida menjelaskan, pada prinsipnya hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan kinerja aparatur kecamatan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.

Namun demikian, kata Faida, sesuai dengan PP 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah, OPD kecamatan merupakan penyelenggara Urusan Penunjang Administrasi Pemerintahan yang memiliki tupoksi koordinasi wilayahnya.

“Oleh karena itu, khusus untuk alokasi anggaran pembangunan sarana dan prasarana dialokasikan pada OPD yang membidangi sesuai urusan,” tegasnya.

Sedangkan terkait saran dari Fraksi PDIP agar pemerintah Kabupaten Jember mendorong pembangunan tempat-tempat tujuan wisata dan penambahan anggaran perencanaan wisata yang komprehensif, kata Faida, akan diperhatikan.

Faida menambahkan, kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi wisata di masing-masing wilayah sudah tumbuh. Hal ini dibuktikan dengan munculnya beberapa destinasi wisata yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat dengan membawa kearifan lokal

“Diantaranya Wisata Maelang Wuluhan, Tubing di Kecamatan Ledokombo, Kecamatan Tanggul dan Kecamatan Patrang, Wisata Simbat Glundengan, Wisata di Desa Sanenrejo Kecamatan Tempurejo, wisata agro di desa Sidomulyo Kecamatan Silo, dan lain-lain,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Jember, menurut Faida, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memberikan pembinaan dan pengarahan untuk pengembangan wisata berkelanjutan.

“Sedangkan untuk perencanaan kedepan akan kami alokasikan anggaran untuk sarana prasarana. Hal ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam pengembangan pariwisata di wilayah dan bisa memberikan manfaat sepenuhnya untuk masyarakat,” ujarnya. (ksn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here