JEMBER KREASINDONEWS.COM – Bupati Jember dr Hj Faida MMR sangat menyayangkan terjadinya bentrok antara suporter Bonek Persebaya dengan salah satu perguruan silat saat laga Persebaya melawan Semeru FC di stadion Jember Sport Garden. “Semoga kejadian tersebut tidak terulang lagi dan cukup sekali saja terjadi,” ujar Faida.

Dijelaskan, sejak awal pihaknya sudah memperingatkan pihak Panitia penyelanggara setelah mendapat informasi dari polres terkait kerawanan terjadinya bentrokan. Untuk itulah, pihaknya telah meminta kepada pihak panpel untuk berkoordinasi secara serius terkait keamanan untuk menghindari hal tidak diinginkan. “Sebelum izin pemakaian JSG kita keluarkan, kita minta panpel untuk berkoordinasi dengan Polres,” ujarnya.

Hal tersebut juga telah dilakukan oleh panpel dengan berkoordinasi dengan polres. Bahkan, penambahan personel keamanan juga ditambah hingga mencapai ribuan. Setelah dari segi keamanan dikoordinasikan dengan Polres, akhirnya izin pemakaian tempat dikeluarkan.
Tentunya dengan berbagai syarat yang harus dipenuhi oleh pihak panpel. Termasuk menanggung semua kerugian ketika terjadi kerugian saat pemakaian JSG.

“Jadi berbagai kerusakan sarana stadion JSG menjadi tanggungjawab pihak panpel,” ujarnya. Mulai hari ini, pihak panpel sudah berkoordinasi untuk memperbaiki sarana dan prasarana apa saja yang rusak. “Semua biaya ditanggung pihak panpel,” ujar Faida. (ksn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here