JEMBER KREASINDONEWS.COM – Bupati Jember dr Hj Faida MMR menjawab mengenai besaran SILPA tahun 2016 yang sempat ditanyakan Fraksi Kebangkitan Bangsa, Fraksi Hanura Demokrat dan Fraksi Partai Golkar saat pandangan umum fraksi di gedung dewan.

Faida berharap, besarnya SILPA yang relatif besar bisa menjadi semangat bersama untuk  dapat menjadikanya hal yang bermanfaat kepada masyarakat melalui program dan kegiatan prioritas yang ditampung P-APBD 2017.

Berkaitan dengan penurunan dana perimbangan pada PAPBD Tahun 2017, Faida juga sempat menjelaskan penyebab berkurangnya dana perimbangan sebesar 7,11% atau sebesar Rp.184,2 milyar.

“Pengurangan dana perimbangan diakibatkan berkurangnya target penerimaan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2017. Karena sebagian target DAU Tahun 2017 telah disalurkan pada akhir Tahun Anggaran 2016,” tegasnya.

Sedangkan saran mengenai batasan waktu, serapan anggaran, dan ketepatan penggunaan anggaran yang disampaikan oleh Fraksi  Partai  Golkar dan Fraksi Kebangkitan Bangsa, Faida menyampaikan, telah diantisipasi dengan cara melakukan monitoring dan evaluasi serapan anggaran pada seluruh OPD secara rutin. (ksn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here