Kreasindonews.com –  “Apuse kokon dao, Yarabe soren doreri, Wuf lenso bani nema baki pase,  Apuse kokon dao, Yarabe soren doreri, Wuf lenso bani nema baki pase, Arafabye aswarakwar, Arafabye aswarakwar”.

 Itulah syair lagu apuse asal Papua yang  dinyanyikan oleh Prof Dr Yohana Susana Yambise, Dip, Apling, MA, saat bertemu dengan dr Hj Faida MMR,  Bupati Jember, Jumat (22/9/2017) pukul 19.00 WIB.

 Menteri yang biasa disapa – Mama Yo-  ini menurut rencana akan membuka secara resmi festival Enggrang di Tanoker Ledokombo, Kabupaten Jember, esok harinya, Sabtu (23/9/2017). Pada malam penyambutan itu, Menteri Yohana, langsung disambut dengan olah vocal dari kesenian tradisional pendhalungan, serta aksi para barista di café corner pendapa Bupati Jember.

Sajian kopi khas Jember dan suara merdu kesenian music tradisional Pandhalungan itu mampu memikat Bu Menteri yang kala itu didampingi Sujatmiko, Deputi Bidang Perlindungan Anak,  Sekretaris Menteri,  dan staf kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Acara dikemas santai. Sebelum melakukan santap malam, dan bernyanyi riang rombongan Menteri Yohana, terlebih dahulu memberikan sambutan untuk memberi semangat dan motivasi kepada para pejuang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang ada di Kabupaten Jember – yang hadir diundang menyambut Menteri PPPA – tersebut.

Sebelumnya Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, mengaku sangat berbahagia malam itu karena ibu Menteri PPPA sudi hadir ke Jember. Menurut Faida, sangat tidak lengkap jika Menteri PPPA tidak jadi ke Jember terutama menemui para pejuang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Jember. Terutama sebelum datang ke Ledok Ombo, Kabupaten Jember.

Kata Faida, bahwa di Desa/Kecamatan Ledokombo, telah tumbuh berkembang upaya mandiri masyarakat dalam wadah Tanoker, yang berisi kegiatan menyelamatkan anak – anak migrant serta berdaya menggerakkan masyarakat secara gotong royong dalam melindungi anak – anak dan generasi muda ke depan dari pengaruh negatif dari perkembangan ilmu dan teknologi dewasa ini.

“Terima kasih kita sampaikan kepada para pejuang pemberdaya perempuan dan perlindungan anak, terutama Direktur Tanoker Ledokombo,” ujar Faida.

Hadir dalam acara penyambutan itu, Wakil Bupati Jember Drs KH Abdul Muqiet Arif, Plt Sekretaris Kabupaten, Ir Mirfano, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, staf OPD, organisasi kepemudaan, HIPMI, organisasi perempuan, organisasi perlindungan anak, Komisi Perempuan Indonesia, dan sejumlah aktivis perempuan asal Maluku.

Malam penyambutan terlihat meriah setelah Menteri Yohana, menyanyikan lagu Apuse, lalu dilanjutkan dengan Bupati Jember, Faida. Suasana tambah meriah begitu seluruh hadirin  turun joget dan menyanyikan lagu bersama. Sebelum meninggalkan pendapa untuk istirahat, Menteri diajak menyanyikan lagu diiringi musik tradisional berjudul Jember Pendhalungan.( ksn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here