Kreasindonews.com – Bupati Jember dr Hj Faida berharap pembahasan KUPA PPAS maupun PAPBD 2017 bisa segera dituntaskan dan anggarannya bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat Jember. Jika tidak segera didok, banyak anggaran untuk rakyat yang tidak bisa dilaksanakan. Seperti anggaran untuk honor guru ngaji dan pembelian ambulans desa, serta pembangunan infrastruktur jalan.

“Jadi saya berharap apapun yang ingin dibangun opininya itu jangan korbankan kepentingan masyarakat. Di sana ada anggaran untuk honor guru ngaji tahap ketiga, ada pembelian ambulan desa, ada kepentingan pembangunan jalan di pedesaan yang sampai sekarang ditunggu oleh masyarakat. Dan kami ini tidak ada kepentingan pribadi bupati maupun wakil bupati,” kata Bupati Faida.

Bupati Faida menambahkan, soal persetujuan PAPBD 2017, ditargetkan selesai sesegera mungkin dan tidak mepet sesuai dengan pelaksanaan anggaran akhir tahun.

“Yang jelas tidak mungkin sampai akhir tahun, namun kita minta jangan sampai pembahasan dan persetujuan terus diolor-olor waktunya. Karena pembahasan KUPA-PPAS saja pembahasannya sampai satu bulan. Dan itu sangat merugikan kepentingan masyarakat, jadi seharusnya pembahasan itu cukup melibatkan Badan Anggaran dan Tim Anggaran, tidak perlu sampai memanggil-manggil semua organisasi perangkat dinas (OPD). Belum lagi itu masih dilanjutkan diulang lagi dengan pembahasan dengan komisi-komisi di dewan,” jelasnya.

Dia juga berharap baik Pemkab dan DPRD Jember mau beritikad baik dalam penyelesaian PAPBD 2017. “Kita akan lihat saja itikad baik semua pihak. Kalau saya lebih ingin lebih cepat direalisasi,” ujarnya.

Faida merasa ada indikasi pembahasan akan diolor-olor lagi agar nilai Silpa tersisa banyak lagi dan kembali diopinikan bupati dan wakil bupati tidak berpihak pada kepentingan masyarakat. (ksn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here