BANYUWANGI KREASINDONEWS-.Pasca menyatakan mundur sebagai Cawagub Jatim, Bupati Banyuwangi Azwar Anas benar-benar memilih fokus kerja membangun Banyuwangi dengan lebih baik. Azwar Anas tidak mau ambil pusing dengan serangan politik kotor dan keji yang ditujukan kepadanya.

Buktinya, Sabtu malam kemarin, saat bertemu dengan Bupati Jember dr Hj Faida MMR, Bupati Azwar Anas memilih fokus bersinergi dengan Bupati Faida untuk mengembangkan daerah masing-masing. Salah satunya bersinergi dalam pengembangan pariwisata dengan menggagas sebuah festival seni budaya bertajuk Festival Perbatasan.

“Kita sudah berbincang dengan Bupati Jember Bu Faida untuk membuat sebuah festival bersama. Bisa dinamakan festival perbatasan,” ujar Azwar Anas saat bertemu Bupati Faida di Tegalsari, Banyuwangi Sabtu malam.

Tidak terlihat ada beban berat dalam raut muka Azwar Anas malam itu, meski dirinya diserang politik kotor yang telah merusak kehormatannya, dia tetap tenang dan penuh keyakinan membawa masyarakat Banyuwangi ke arah lebih baik.

Bahkan malam itu, tampak beberapa kepala dinas dan camat mendampingi Anas bertemu Bupati Faida. Bahkan, Azwar Anas telah memerintahkan kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi untuk berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata Jember guna merealisasikan ajang Festival Perbatasan tersebut.

Sementara itu, Bupati Jember dr Hj Faida MMR menambahkan, Festival Perbatasan tersebut tidak hanya disinergikan dengan Banyuwangi saja. Namun dirinya bersama Azwar Anas akan mengajak bupati tetangga, seperti Bupati Bondowoso, Situbondo, Lumajang serta kabupaten lain untuk bersinergi dalam membangun daerah.

“Membangun daerah kini tidak bisa sendiri-sendiri. Semuanya harus bersinergi agar daerahnya maju dan masyarakat akan semakin merasakan manfaatnya,” ujar Faida, bupati peraih penghargaan Satya Lencana dari Presiden ini.

Faida menambahkan, lokasi Festival Perbatasan ini bisa dilakukan secara bergilir. “Jadwal nanti kita bicarakan lebih lanjut. Semua dilakukan demi kemajuan dan kepentingan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Menurut Faida, sudah tidak saatnya berpolitik dengan cara keji dan kotor. “Lebih baik konsentrasi membangun daerah dan mensejahterakan rakyat di jalan yang diridhoi Allah SWT,” tegasnya. Terpenting, kata Faida, pikiran dan tenaga difokuskan bagaimana mengembangkan daerah agar semakin maju dan masyarakat merasakan manfaatnya. (ksn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here