Kreasindonews.com – Puncak acara Festival Egrang yang digelar Komunitas Tanoker Jember rencananya akan dilaksanakan 23 September 2017. Direncanakan, menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Bupati Jember dr Hj Faida MMR juga akan hadir. Berbagai persiapan juga sudah dilakukan. “Masyarakat Ledokombo dan sekitar berpartisipasi aktif menghias daerahnya,” ujar Cicik Farhan dari Komunitas Tanoker Jember. Hari ini, pihaknya telah melakukan konferensi pers di markas Kodim 0824 Jember.

Dijelaskan, saat puncak acara akan digelar Pawai Egrang di sepanjang jalan utama Kecamatan Ledokombo.  Start di depan Polsek dan finish di Kecamatan Ledokombo mulai pukul 12.00 – selesai. Gelaran Festival egrang ke VII dan refleksi pengasuhan anak berbasis komunitas yang digelar Tanoker Jember di Ledokombo, Jember tahun ini memang dikemas berbeda.

Berbagai acara sudah disusun secara ciamik. Bahkan, dalam rundown acara, nantinya Bupati Jember akan hadir bersama menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mendeklarasikan Kabupaten Jember menuju Kabupaten Layak Anak. “Menteri dan bupati akan hadir dalam puncak acara nantinya,” ujar Cicik Farhan dari Komunitas Tanoker Jember.

Tidak hanya itu, kata Cicik, unit kerja presiden pembinaan ideologi pancasila dr Yudi Latief direncanakan juga hadir. Suasana akan semakin meriah karena ada berbagai kegiatan lain yang akan digelar. “Yang punya hoby foto selvie, berburu foto dan dan yang suka ngunggah video bisa ikutan lomba dan dapatkan hadiahnya di pesta Rakyat Ledokombo yang dikemas dalam Festival Egrang ke- 8. di Komunitas Tanoker Ledokombo,” ujar Cicik Farhan dari Komunitas Tanoker Jember.  Pelaksanaannya hari Sabtu, tanggal 23 September 2017.

Cicik menambahkan, Festival Egrang juga dirangkai dalam beberapa lomba dan kegiatan. Antara lain,  Jalan sehat bernuansa egrang sebagai acara pembuka untuk Launching Festival Egrang VIII yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2017 mulai pukul 06.00 – selesai. Termasuk ada lomba mewarnai untuk tingkat TK/RA dan lomba menggambar untuk tingkat SD/MI se-Kabupaten Jember yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2017 dari jam 08.00 – 16.00 di area Pasar Lumpur Tanoker.

Tidak kalah heboh, kata Cicik, ada lomba mural (menggambar di dinding) bertema Bhineka Tunggal Ika Bernuansa Egrang yang akan dimulai pada tanggal 27 Agustus 2017 hingga 16 September 2017. Ditambah lagi lomba inovasi produk kerajinan tangan (handicraft) se-Kabupaten Jember yang akan dimulai pada tanggal 27 Agustus 2017 dengan waktu pengumpulan pada 16 September 2017.

Menariknya lagi, akan ada Jambore Anak tingkat Nasional yang akan diikuti anak-anak dari Jawa, NTT, dan NTB pada tanggal 21- 22 September 2017 dan Cross Learning atau saling belajar dalam pengembangan model inklusi anak buruh migran pada 22 September 2017.

“Dalam rangkaian acara juga ada Seminar Nasional dengan Tema Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat dan Kerangka Gerakan Inklusi Sosial bagi Anak Buruh Migran dilaksanakan pada 22 September 2017. Serta lokakarya untuk penyusunan model pengasuhan bersama (collaborative parenting) dan perlindungan terpadu berbasis masyarakat pada 22 September 2017.

“Puncak acara Festival Egrang dilaksanakan pada tanggal 23 September 2017 dengan perlombaan Pawai Egrang yang akan dilangsungkan di sepanjang jalan utama Kecamatan Ledokombo. Start di depan Polsek dan finish di Kecamatan Ledokombo pada pukul 12.00 – selesai.

Pada puncak acara Festival Egrang juga turut dimeriahkan dengan lomba lain,  pameran karya anak se-Jawa, NTT dan NTB; lomba hunting foto; lomba foto selfie; lomba video; lomba kuliner dengan tema “Seni Kuliner Nusantara yang Sehat dan Kreatif” se-Kabupaten Jember; bazar kerajinan tangan;  bazar kuliner; dan bazar kelompok sadar wisata. “Pokoknya rugi jika tidak datang menyaksikan langsung,” ujarnya. (ksn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here