JEMBET KREASINDONEWS.COM – Ada beberapa syarat berkaitan dengan re-grouping/merger untuk sekolah-sekolah yang minim siswanya. Menurut Bupati Jember dr Hj Faida MMR, dalam re-grouping sekolah (Lembaga) harus memperhatikan beberapa hal. Salah satunya, harus mempertimbangkan jarak antara lembaga 1 dengan lembaga yang akan di re-grouping (berdekatan/kurang dari 3 km),

“Jumlah guru tidak memenuhi standard SPM, 1 SD terdiri dari 6 guru kelas, 1 guru agama, 1 guru olah raga dan 1 Kepala Sekolah, jumlah 9 orang,” papar Faida

Selain itu, juga harus memperhatikan lokasi SD tersebut tidak terletak didaerah terpencil. “Artinya,jika di daerah tertentu apabila SD-nya ditutup atau re-grouping ketempat lain anak di wilayah tersebut tidak bisa sekolah,: ujarnya.

Faida menambahkan, walaupun jumlah murid dan jumlah guru tidak memenuhi SPM, SD tersebut harus tetap dipertahankan untuk melayani anak di sekitar wilayah tersebut.

“Apabila ada lembaga yang memenuhi kriteria tersebut diatas, akan diadakan survey lembaga yang diadakan pemetaan dan dianalisa sehingga dalam re-grouping tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan kebijakan,” ungkapnya. (ksn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here