JEMBER KREASINDONEWS – Bupati Jember dr Hj Faida MMR terus mematangkan persiapan untuk mengundang Timnas U-19 untuk tanding melawan Persid, tim sepakbola kesayangan Jember. Bahkan, bupati faida sudah bertemu pengurus PSSI di Jakarta beberapa waktu lalu. Surat Bupati ke PSSI juga sudah dibuat dan dilayangkan.
Rencananya, uji coba pertandingan Timnas U-19 vs Persid, akan digelar di stadion Jember Sport Garden (JSG), Ajung, Jember, pada tanggal 21 Oktober 2017. “Kita sudah bertemu dan membicarakan Persid tanding melawan Timnas di Jakarta. Semoga tidak ada halangan,” ungkapnya.
Keinginan Bupati Perempuan Pertama di Jember untuk mempertemukan Timnas U-19 vs Persid Jember dalam laga uji coba pertandingan, akan menjadi suguhan menarik bagi pecinta bola. Apalagi, selama ini banyak anak-anak muda pemain bola dari Jember yang berhasil masuk skuad timnas. Antara lain ada Andik Firmansyah (Semboro), Bayu Gatra (Ledokombo), Slamet Nur Cahyono (Mangli), dan beberapa pemain bola yang saat ini tergabung di klub liga sepakbola Indonesia.
Keinginan Bupati Faida untuk memberikan sajian menarik bagi bolamania dengan mengundang Timnas U-19, dinilai sangat tepat. Timnas U-19 yang diasuh pelatih Indra Safri ini, selain mampu memperagakan teknik permainan bola yang cantik dan enak ditonton, juga berhasil meraih peringkat ke tiga pada perebutan Piala AFF waktu lalu. Bahkan terakhir, berhasil menekuk raksasa sepakbola Asia Tenggara, Thailand dengan skor meyakinkan 3-0, dalama laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (8/10) lalu.
Harapannya, dengan diundangnya Timnas U-19 yang akan dipertemukan melawan klub sepakbola kebanggaan masyarakat Jember, Persid, gairah persepakbolaan di Jember akan semakin baik. Sehingga diharapkan, di kemudian hari Jember akan lebih banyak lagi menyumbangkan atlit sepakbolanya di Timnas.
Dikatakan Bupati Faida, mengundang PSSI, merupakan keinginan besar untuk memajukan Persid, sekaligus memberi kesempatan kepada talenta-talenta bola, untuk menimba ilmu persepakbolaan dari tim yang sudah dikenal kualitas permainannya.
Menurut Bupati Faida, dalam uji coba pertandingan itu, nantinya juga akan digelar coaching clinic. Dengan coaching clinic, diharapkan pemain- pemain bola di Jember akan mendapatkan tambahan ilmu.
“Coaching clinic harus mengundang pemain dari seluruh pelosok, agar mereka mengerti bagaimana bermain bola yang benar dan baik, sehingga akan melahirkan pemain yang berkualitas dan masuk timnas, bahkan internasional,” ujar Bupati Faida saat menjamu pemain Persid U-17 di Pendapa Wahya Wibawagraha, Kamis (12/10/2017). Tentu saja dengan kedatangan timnas tersebut, menjadi angin segar bagi persebakbolaan Jember. (ksn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here